Skip to main content

Ini yang wajib bunda paud fahami tentang usia anak masuk SD.

Kadang saya suka heran dengan bunda2 pendidik yang selalu bertanya usia berapa anak pantas menerima pendidikan di TK, KB atau SD. Kalau orangtua yang bertanya mungkin bisa dimaklumi karena mereka tidak tidak tahu peraturan pemerintah.  Nah., bunda yang sebagai guru/pendidik mulailah rajin nanya-nanya ke kepsek atau ke dinas setempat atau ke pengawas sekolah. Sebagai pendidik standar apa yg harus dimiliki, yang harus diketahui. Jangan gak tau langsung posting nanya ke medsos yang akhirnya bunda  sendiri malu karena dibuli teman segrup. Tidak ada larangan bertanya, tapi hal-hal mendasar didunia pendidik ini seharusnya sudah dipahami. Contoh kecil tentang usia. Saya jelaskan ... aturan ini dari mentri pendidikan, bukan dikarang dan berlaku untuk seluruh indonesia.
USIA TPA 0-6 tahun,
USIA KB 2-4 tahun,
USIA TK 4-6 tahun,( ada TK A dan TKB)
USIA SD 7 tahun,
Ada yg ngeyel...bun anak saya udah TK, udah pintar baca dan menulis usia 5 thn bisa masuk SD.? Jangan ada yang bertanya seperti ini lagi. Jika usia 6 tahun keatas sah2 saja masuk SD.

Saya pernah posting akibat fatal jika anak dipaksakan masuk sekolah diusia yang tidak tepat. Sebagai orangtua sama artinya anda membunuh masa bermain anak. Anak dipaksakan sekolah diusia yang tidak tepat sama dengan mengkarbit buah muda utk segera matang.
------
Cintai anak kita
Biarkan mereka berkembang sesuai usianya
Ikuti aturan yang berlaku

Comments

Popular posts from this blog

Artikel bagus, MARI SELAMATKAN ANAK KITA

SELAMATKAN ANAK KITA “Aa, Abang, Kaka. Masuk kamar!” Suara Ayah tegas dengan nada dan volume cukup tinggi, namun bermimik wajah lembut.. Ada apa gerangan..? Ayah hampir tidak pernah sekeras ini saat berbicara.. Kami bertiga masuk ke kamar, menuruti perintah Ayah dengan kepala tertunduk.. Peluh masih membasahi sekujur punggung.. kami baru pulang bermain bola di kampung sebelah saat adzan Isya' telah berkumandang.. Memang kami terlalu larut bermain.. Kamar itu sebenarnya sebuah garasi yang disulap menjadi tempat tidur bersama dan ruang serbaguna dengan penerangan lampu seadanya... Aa bersila diantara aku dan Kaka yang juga ikut bersila.. Kami sering disebut ‘Tiga Serangkai’ oleh tetangga karena selalu bertiga kemana-mana.. Ayah pun bersila di hadapan kami.. Wajahnya mempertontonkan kekecewaan yang semakin membuat kami ciut.. _“Kenapa pulang selarut ini?”_ Ayah mulai menginterogasi kami.. Aa sebagai kakak lelaki pertama memposisikan diri sebagai juru bicara, dan ...

8 UCAPAN AJAIB UNTUK MEMBENTUK KARAKTER ANAK

8 UCAPAN AJAIB UNTUK MEMBENTUK KARAKTER ANAK Berikut ini 8 ucapan atau kata-kata ajaib yang penting diajarkan kepada anak-anak sejak kecil. Ucapan ini akan membentuk karakter positif anak. 1. Salam Ajarkan dan biasakan ucapan "Assalamu 'alaikum" kepada anak agar terbiasa dengan salam yang Islami. Tiap masuk rumah atau masuk kamar orangtua atau ketemu orang lain, ucapannya selalu salam. Ucapan ini membentuk jiwa penuh kedamaian pada diri anak. 2. Dzikir Biasakan ucapan yang mengandung muatan dzikir kepada Allah dalam merespon segala sesuatu. Misalnya astaghfirullah, subhanallah, alhamdulillah, masyaallah, insyaallah, barakallah, dan lain sebagainya. Bukan ucapan: Astaga! Gila! Bego! Dzikir menciptakan karakter taqwa pada diri anak. 3. Tolong Biasakan anak untuk mengucapkan kata ‘tolong’ setiap ia meminta bantuan kepada orang lain. Jika terbiasa dengan kata ini, akan tumbuh karakter rendah hati dan tidak sombong. 4. Terimakasih Biasakan mengucapkan kata ...

Siapa capres pilihanmu? Siapapun yang jadi kita tetap kerja sendiri. Jangan saling hujat

*Ini pesan bagus, ...saya gak liat siapa yang berpesan, tapi konteksnya apik, maka saya teruskan* Inna Lillahi wa Inna ilaihi raji'un Ketua Seknas Jokowi Meninggal Dunia, Ini Pesan Terakhirnya 22 Mar 2019 18:29 Nasional Ketua Umum Seknas Jokowi, M Yamin meninggal dunia akibat serangan jantung. Yamin yang juga Wakil Direktur Relawan Jokowi-Ma’ruf ini meninggal saat di rawat di Rumah Sakit Mitra Plumbon, Majalengka, Jumat, 22 Maret 2019 sore. Informasi yang diterima ngopibareng.id, jenazah rencananya akan disemayamkan di rumah duka di Jalan Pugeran III, Maguwoharjo, Depok, Kabupaten Sleman, Jogjakarta. Sementara itu, sehari sebelum meninggal dunia, Yamin sempat menulis di media social berjudul “Mereka orang baik atau kita yang kurang baik” Dan berikut postingan terakhir Yamin : Mendukung boleh. Tapi jangan terlalu FANATIK sehingga akal sehat mu tidak dipakai. Alangkah lebih baik Jika engkau dukung dengan doa. Doakan Pak Jokowi dan Pak Prabowo. Jika tidak Suka P...